Uji Daya Hambat Ekstrak Etanol Tumbuhan Sarang Semut (Myrmecodia Pendans) Asal Maluku terhadap Bakteri Escherichia Coli

Jayanti Djarami, Ratna Sari Rumakey, La Hendra La Hendra

Abstract


Pendahuluan: Tanaman sarang semut (Myrmecodia pendans) merupakan salah satu tanaman yang sering dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai obat tradisional. Khasiat farmakologis tanaman sarang semut (Myrmecodia pendans) yaitu dapat mengobati penyakit diare yang disebabkan oleh Escherichia coli. Tujuan: Untuk mengetahui aktivitas antibakteri tanaman sarang semut (Myrmecodia pendans) asal Maluku terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Metode: Menggunakan penelitian eksperimental laboratorium dengan rancangan penelitian metode difusi agar. Hasil: Skrining fitokimia tanaman sarang semut (Myrmecodia pendans) menunjukkan bahwa tanaman sarang semut (Myrmecodia pendans) positif mengandung senyawa metabolit sekunder berupa aflavonoid dan tanin. Aktivitas antibakteri ekstrak tanaman sarang semut (Myrmecodia pendans) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli diperoleh rata-rata diameter zona hambat pada konsentrasi 15% yaitu 9,26 mm, pada konsentrasi 30% yaitu 9,47 mm pada konsentrasi 60% yaitu 12,5 mm, dan konsentrasi 90% yaitu 18,20 mm untuk kontrol pembanding yaitu antibiotik kotrimoksazol, diameter zona hambatnya adalah 20,27 mm. Kesimpulan: Tanaman sarang semut (Myrmecodia pendans) mempunyai aktivitas sebagai antibakteri Escherichia coli.


Full Text:

PDF

References


World Health Organization (WHO). (2019). WHO Traditional Medicine Strategy 2014-2023. World Health Organization (WHO), 1–76. https://doi.org/2013

Yuliani, W., & Ismail, R. (2023). Uji Aktivitas Antijamur Fungi Endofit Tanaman Sarang Semut (Myrmecodia pendans) Terhadap Jamur Candida albicans. Pharmacy Genius, 2(1), 31–42. https://doi.org/10.56359/pharmgen.v2i1.172

Pattiwael, M., Wattimena, L., & Klagilit, Y. (2022). Pemanfaatan Tumbuhan Sarang Semut (Myrmecodia pendens) Sebagai Obat Tradisional Oleh Masyarakat Kampung Wailen Distrik Salawati Tengah Kabupaten Raja Ampat. Median : Jurnal Ilmu Ilmu Eksakta, 13(3), 131–137. https://doi.org/10.33506/md.v13i3.1603

Nurrani, L. (2015). Kearifan Lokal Dalam Pemanfaatan Tumbuhan Obat Oleh Masyarakat Di Sekitar Taman Nasional Aketajawe Lolobata, Provinsi Maluku Utara. Jurnal Penelitian Sosial Dan Ekonomi Kehutanan, 12(3), 163–175. https://doi.org/10.20886/jsek.2015.12.3.163-175

Priyanti, D., Febriyanti, R., Author, C., & Priyanti III Farmasi Politeknik Harapan Bersama, D. D. (2023). Penentuan Kadar Fenol Total Ekstrak Sarang Semut (Myrmecodia Pendands) dengan Metode Ekstraksi yang Berbeda. Indonesian Journal of Pharmaceutical Education (e-Journal), 3(3), 2775–3670. https://doi.org/10.37311/ijpe.v3i3.23641

Deby Utami Siska Ariani. (2019). Analisis Perilaku Ibu Terhadap Pencegahan Penyakit Diare Pada Balita Berdasarkan Pengetahuan. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.

Bria, D. I., Missa, H., & Sombo, I. T. (2022). Isolasi Dan Karakterisasi Bakteri Escherichia coli Pada Bahan Pangan Berbasis Daging Di Kota Kupang Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 1996 tentang Pangan dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2004. Jurnal Sains Dan Terapan, 1(2), 82–89.

Rusdiati Helmidanora, Chairunnisa, Y. S. (2018). Efektivitas Ekstrak Etanol Daun Serunai (Chromolaena odorata L.) Sebagai Analgetika. Jurnal Ilmiah Ibnu Sina, 3(2), 328-332Jurnal Ilmiah Ibnu Sina, 3(2), 328-332, 19(2), 328–332.

Gomes, T.A.T., Elias, W.P., Scaletsky, I.C.A., Guth, B.E.C., Rodrigues, J.F., Piazza, R.M.F., et al. (2016). Diarrheagenic Escherichia coli. Brazilian Journal of Microbiology, 47S, 3–30.

Susanti R, Wijayanti W. Uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol Sarang Semut terhadap Escherichia coli. J Fitofarmaka Indones. 2021;8(1):25–30.

Maulida N, Rahayu S. Daya hambat Sarang Semut terhadap pertumbuhan Escherichia coli. J Sains Kesehatan. 2021;3(2):45–51.

Yuniarti E, Sari RP. Efektivitas antibakteri ekstrak etanol Myrmecodia pendans terhadap E. coli. J Biol Tropis. 2020;18(2):110–6.

Prasetya AT, Widodo D. Pengaruh konsentrasi ekstrak Sarang Semut terhadap zona hambat E. coli. J Farmasi Indones. 2021;9(3):85–91.

Lestari D, Nurwahyuni E. Uji fitokimia dan aktivitas antibakteri ekstrak etanol Sarang Semut. J Ilmu Kefarmasian. 2021;10(1):19–26.

Aditya RP, Haryanto B. Aktivitas antibakteri senyawa flavonoid dalam Myrmecodia pendans terhadap bakteri Gram negatif. Pharmacogn J. 2020;12(4):566–72.

Kurniawan H, Rachmawati T. Evaluasi aktivitas antibakteri Sarang Semut terhadap Escherichia coli. J Kimia Sains Apl. 2021;24(2):132–8.

Wulandari S, Asih LS. Potensi antibakteri Sarang Semut sebagai alternatif pengobatan infeksi E. coli. J Ilmu Teknol Pangan. 2020;4(1):55–61.

Putri MA, Fitria N. Efektivitas kombinasi Sarang Semut dengan antibiotik terhadap pertumbuhan Escherichia coli. J Penelit Kesehatan. 2021;7(3):150–6.

Hamzah A, Darmawan R. Identifikasi senyawa aktif Sarang Semut dan uji daya hambat terhadap E. coli. J Teknol Lab. 2020;14(2):79–84.

Sudarsono, Yuliana S. Pengaruh daerah asal Sarang Semut terhadap aktivitas antibakteri terhadap Escherichia coli. J Farmasi Sains Indones. 2021;8(2):101–7.




DOI: https://doi.org/10.33846/jkmh2201

Refbacks

  • There are currently no refbacks.