Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita di Dusun Kelapa Dua Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat

Suryanti Tukiman, Herlien Sinay, Abd Rijal Lapodi

Abstract


Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis yang mengakibatkan tinggi badan anak tidak sesuai dengan umurnya. Stunting tidak hanya disebabkan oleh satu faktor melainkan oleh multifaktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan ibu, pengetahuan ibu, ASI eksklusif, pemberian MP-ASI dan status ekonomi keluarga dengan kejadian stunting di Dusun Kelapa Dua Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Penelitian ini terdiri dari 100 sampel dengan teknik probability sampling. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-square. Hasil penelitian diperoleh ada hubungan antara kejadian stunting dengan tingkat pendidikan ibu (p-value = 0,000), pengetahuan ibu (p-value) = 0,000), ASI eksklusif (p-value = 0,001) dan pemberian MP-ASI (p-value =0,000). Sedangkan, status ekonomi keluarga (p-value = 0,511) tidak ada hubungan dengan kejadian stunting pada balita di Dusun Kelapa Dua Kecamatan Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat.


Full Text:

PDF

References


Herlina T, Rahayu S, Suryani RL, Utami T, Prodi M, Program K, et al. Gambaran Tingkat pengetahuan Ibu tentang Stunting pada Balita di Desa Kedawung Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara. Borneo Nurs J. 2021;4(1):10–7.

UNICEF, WHO, WORLD BANK. Levels and trends in child malnutrition; UNICEF/WHO/World Bank Group-Joint child malnutrition estimstes 2021 edition. World Heal Organ [Internet]. 2021;1–32. Available from: https://data.unicef.org/resources/jme-report-2021/

Ssgi I. Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. 2023;

Nugroho MR, Sasongko RN, Kristiawan M. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kejadian Stunting pada Anak Usia Dini di Indonesia. J Obs J Pendidik Anak Usia Dini. 2021;5(2):2269–76.

Trisyani K, Fara YD, Mayasari AT, Abdullah. Hubungan Faktor Ibu Dengan Kejadian Stunting. J Matern Aisyah (JAMAN AISYAH). 2020;1(3):189–97.

Rosita AD. Hubungan Pemberian MP-ASI dan Tingkat Pendidikan terhadap Kejadian Stunting pada Balita: Literature Review. J Penelit Perawat Prof. 2021;3(2):407–12.

Kuswanti I, Khairani Azzahra S. Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Pemenuhan Gizi Seimbang Dengan Perilaku Pencegahan Stunting Pada Balita. J Kebidanan Indones. 2022;13(1):15–22.

Pratama MR, Irwandi S. Hubungan Pemberian Asi Eksklusif Dengan Stunting Di Puskesmas Hinai Kiri, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat. J Kedokt STM (Sains dan Teknol Med. 2021;4(1):17–25.

Lestiarini S, Sulistyorini Y. Perilaku Ibu pada Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) di Kelurahan Pegirian. J PROMKES. 2020;8(1):1.

Candra MKes(Epid) DA. Pencegahan dan Penanggulangan Stunting [Internet]. Epidemiologi Stunting. 2020. 1–53

Kemenkes RI. Situasi Balita Pendek (Stunting) di Indonesia. Jakarta: Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI; 2018

Husnaniyah D, Yulyanti D, Rudiansyah R. Hubungan Tingkat Pendidikan Ibu dengan Kejadian Stunting. Indones J Heal Sci. 2020;12(1):57–64.

Suryani L. Hubungan Pemberian Asi Ekslusif Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Limapuluh Kota Pekanbaru. J Midwifery Updat. 2021;3(2):126.

Wandini R, Rilyani, Resti E. Pemberian Makanan Pendamping Asi (MP-ASI) Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita. J Kebidanan Malahayati [Internet]. 2021;7(2):274–8. Available from: http://repo.stikesicme-jbg.ac.id/4382/

Adinda PSD, Kusumastuti, Dyah PA. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Stunting pada Balita.J Ilmu Keperawatan dan Kebidanan. 2022;13(2):549–555.

Putri AR, Widjanarko B, Sari Y. Hubungan tingkat pendidikan ibu dengan kejadian stunting pada balita. Jurnal Gizi Indonesia. 2020;8(2):89–95.

Siregar RN, Lubis YM, Nasution ZA. Pengaruh status ekonomi keluarga terhadap kejadian stunting pada anak usia 24–59 bulan. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 2021;9(1):23–30.

Utami D, Kartinah N, Susanto T. Hubungan pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada anak usia 6–24 bulan. Jurnal Kebidanan. 2020;10(3):145–151.

Wulandari R, Saputri AF. Pola makan dan kejadian stunting pada anak usia 1–5 tahun di wilayah pesisir. Jurnal Gizi dan Kesehatan. 2021;13(1):12–19.

Ramadhani R, Fadlyana E, Sari K. Hubungan sanitasi lingkungan dengan kejadian stunting di wilayah perkotaan. Jurnal Kesehatan Lingkungan. 2022;14(2):76–82.




DOI: https://doi.org/10.33846/jkmh2206

Refbacks

  • There are currently no refbacks.